Bagaimana mengirim pesan ke banyak pelanggan sekaligus?
Menu Blast di dashboard dibuat supaya Anda bisa mengirim ke ratusan pelanggan — dengan nama, tagihan, atau tanggal yang berbeda per orang — tanpa perlu paham istilah teknis apa pun. Anda menulis pesan, sistem yang mengurus sisanya.
Tiga jalur membuat pesannya — pilih yang paling pas
- Tulis langsung — ikuti Langkah 1 di bawah; cocok untuk pesan teks (plus gambar) dengan variabel.
- Pakai template yang sudah disetujui — di bagian atas halaman "Buat blast" ada pilihan "Sudah punya template yang disetujui?". Template dari halaman Template — termasuk yang bertombol (balasan cepat maupun buka tautan) — langsung siap kirim, tanpa menunggu peninjauan lagi. Menghapus kartu blastnya tidak menghapus template Anda.
- ✨ Minta AI menyusunnya — perlu tombol, atau bingung merangkai kata? Tulis kebutuhannya satu-dua kalimat di kotak AI (ada di halaman Blast dan Template), mis. "promo akhir bulan, sebut nama pelanggan, tombol buka katalog https://…" — AI menyusun draf lengkap ke perancang untuk Anda tinjau, lalu ajukan sekali klik.
Langkah 1 — Tulis pesannya
- Buka Blast → Buat blast baru.
- Tulis seperti menulis WhatsApp biasa. Untuk bagian yang berbeda per orang, klik tombol + Nama, + Tagihan, + Tanggal (atau + variabel lain untuk membuat sendiri, mis. Kelas atau NoAntrean). Hasilnya tampak seperti: "Halo {Nama}, tagihan Anda {Tagihan} jatuh tempo {Tanggal}."
- Pilih jenisnya: Pemberitahuan/tagihan (pengingat, konfirmasi — tarif lebih murah) atau Promosi (penawaran — tarif lebih tinggi). Jujurlah di sini: promosi yang menyamar sebagai pemberitahuan akan ditolak WhatsApp.
- Opsional: unggah gambar (JPG/PNG, maks 5 MB) — tampil di atas pesan. Cocok untuk poster acara atau pengumuman bergambar.
- Klik Ajukan untuk persetujuan.
Langkah 2 — Tunggu persetujuan WhatsApp
Setiap pesan massal wajib ditinjau WhatsApp (aturan Meta, bukan WACO) — biasanya beberapa menit sampai beberapa jam. Muat ulang halaman Blast untuk melihat statusnya. Kalau ditolak, alasannya tampil di kartu; perbaiki pesannya (lihat sebab penolakan paling umum) dan ajukan sebagai blast baru.
Langkah 3 — Setelah disetujui: pilih penerimanya
Begitu status berubah jadi "Disetujui — siap kirim", klik Kirim →. Ada dua cara mengisi penerima:
Jalur tercepat — Ambil dari Kontak
Kalau pelanggan sudah ada di buku kontak: pilih kelompok
(label) — atau semua kontak — lalu cocokkan tiap bagian pesan dengan kolom
kontak lewat dropdown pemetaan, mis. {Nama} ← nama,
{Tagihan} ← tagihan. Sistem menebak otomatis bila namanya mirip; Anda tinggal
membetulkan yang belum. Data terisi dari kontak, dan yang datanya belum lengkap
dilaporkan, bukan dikirimi pesan bolong. Tanpa tempel-menempel sama
sekali.
Atau: unduh formulir, isi di Excel, tempel
- Klik ⬇ Unduh formulir Excel — file-nya sudah berisi kolom yang benar
untuk pesan Anda (mis.
nomor, nama, tagihan, tanggal) plus satu baris contoh terisi sebagai panutan format. - Buka di Excel/Google Sheets, ganti baris contoh dengan data Anda.
Nomor WhatsApp di kolom pertama, format
628xxxxxxxxxx(boleh 08…, sistem merapikannya; nomor tidak valid dilewati dan dilaporkan). - Blok datanya → salin (Ctrl+C) → tempel (Ctrl+V) ke kotak di halaman kirim → klik Periksa & pratinjau. (Baris judul ikut tertempel? Tidak masalah — sistem mengenalinya.)
- Periksa 3 pesan pertama yang sudah terisi nyata — pastikan nama dan angkanya jatuh di tempat yang benar — plus perkiraan biaya total (tarif Meta, bukan biaya WACO).
- Klik Kirim sekarang. Pengiriman berjalan bertahap di belakang; buka laporannya kapan saja: terkirim / antre / gagal per nomor.
Membaca laporan kampanye
Setelah blast berjalan, buka kampanyenya dari menu Blast — laporannya hidup dan diperbarui otomatis selama pengiriman:
- Bilah progres — berapa persen antrean yang sudah dikirim.
- Terkirim — diterima sistem WhatsApp untuk diantar.
- Sampai — resi resmi WhatsApp bahwa pesan tiba di HP penerima.
- Dibaca — resi centang biru. Penerima yang mematikan centang biru tidak terhitung, jadi anggap angka ini batas bawah — pembaca sebenarnya hampir selalu lebih banyak.
- Balasan — penerima yang membalas dalam 7 hari setelah blast, lengkap dengan daftar nomornya dan kapan membalas. Setiap balasan juga masuk ke kotak masuk Anda sebagai percakapan biasa — di situlah penjualan terjadi, jadi balas cepat.
- Gagal — nomor yang ditolak (nomor tidak aktif, bukan WhatsApp, dsb.) beserta alasannya.
Persentase di samping Sampai/Dibaca/Balasan dihitung dari yang Terkirim — cara cepat menilai seberapa "hidup" daftar penerima Anda dan seberapa menarik pesannya.
Tips supaya blast pertama mulus
- Uji ke diri sendiri dulu: tempel satu baris berisi nomor Anda, kirim, lihat hasilnya di HP — baru kirim ke daftar sesungguhnya (buat blast baru untuk itu, atau isi ulang daftarnya).
- Nomor baru dibatasi ±250 kontak baru per hari oleh WhatsApp — sistem memperingatkan bila daftar Anda melebihi itu. Cara menaikkan batasnya.
- Kirim lebih sedikit, lebih tepat. Kabari yang menunggak saja, bukan semua orang — pesan yang relevan tidak diblokir, dan rating nomor Anda tetap sehat (kenapa ini penting).
Kampanye lebih besar dari kuota Meta (mis. 1000 kontak vs 250)
Meta membatasi jumlah penerima unik pesan yang dimulai bisnis per 24 jam bergulir — 250 untuk nomor yang bisnisnya belum terverifikasi, lalu 1.000, 10.000, dan seterusnya seiring volume dan kualitas. Anda tidak perlu memecah kampanye: WACO mengirim sebatas sisa kuota, sisanya tetap berstatus Antre (= belum terkirim, bisa dilihat dan diunduh dari laporan blast), lalu dilanjutkan otomatis begitu jendela terbuka. Panel "Kuota Meta 24 jam" di laporan blast menunjukkan tier, terpakai, sisa, dan perkiraan jam lanjut. Bila Meta tetap menolak karena batas, WACO menunda satu jam dan mencoba lagi sendiri. Verifikasi bisnis Meta membuka tier lebih tinggi lebih cepat.